Mengenal Puspindes lebih dekat

IPTEK, dualisme yang tidak dapat dipisahkan

Pasti udah pada tahu kan ya. Ilmu Pengetahuan dan teknologi merupakan dua ilmu yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain di era globalisasi ini. Mungkin ilmu pengetahuan telah ada sebelum ada yang namanya teknologi.Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Teknologi sendiri diciptakan atas dasar ilmu pengetahuan yang berfungsi untuk memudahkan pekerjaan manusia. Begitupun sebaliknya, kita bisa mencari pengetahuan tersebut bahkan yang baru sekalipun dengan adanya teknologi. Satu lagi yang harus kita ketahui.

Ilmu pengetahuan itu informasi

Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari ordersekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan.Informasi juga merupakan ilmu pengetahuan. Di era globalisasi ini, informasi datangnya sangat cepat pada kita. Mereka datang lewat mana saja mulai dari televisi, radio, internet, poster, koran, majalah, dan lain sebagainya. Apa yang harus kita lakukan dengan informasi sebanyak itu? Tentu saja kita harus memilahnya, mana yang baik buat kita pribadi dan mana yang tidak baik. Kita juga harus mengecek validitas kebenaran berita atau informasi tersebut, jangan sampai kita mengikuti berita hoax, scam, menipu, atau apalah itu yang bisa meruntuhkan aqidah kita. Contonya pada kontroversi bumi datar yang sedang ramai diperbincangkan.

Bagaimana cara berbagi informasi?

Komunikasi adalah jawabannya. Komunikasi adalah kegiatan saling bertukar informasi antara dua orang atau lebih. Komunikasi akan lebih afdol jika komunikasinya dua arah, maksudnya adalah orang pertama mengajak berkomunikasi dengan orang kedua dan orang kedua merespon orang pertama. Mereka bisa membicarakan orang ketiga yang merupakan objek perbincangan atau komunikasi. Komunikasi dua arah dapat berupa tanya jawab, mengomentari informasi, saling bertukar pendapat atau istilahnya sharing . Apakah komunikasi penting? Ya, komunikasi sama pentingnya dengan informasi, untuk kedua hal ini sangat diperlukan teknologi untuk mempermudah kita dalam mencari informasi ataupun berkomunikasi dengan teman, saudara, ataupun keluarga.

 

Perkembangan teknologi di Indonesia

Hal yang pertama harus kita kembangkan adalah teknologi  berapa cara berikut akan dapat mengembangkan teknologi di Indonesia dan juga bisa mengatasi gaptek

  • Kesadaran masyarakat akan pentingnya teknologi dalam membantu pekerjaan sehari hari di lingkungan masyarakat, keluarga ataupun sekolah
  • Mengembangkan sebuah teknologi atau membuat sebuah teknologi baru yang bisa membantu pekerjaan kita
  • Pemerataan penyebaran teknologi bahkan sampau ke pulau terpencil sekalipun
  • Saatnya Indonesia melek teknologi, untuk pengajaran tentang TIK di sekolah-sekolah.

Bagaimana dengan Komunikasi dan Informasi?

Kita mulai dari membahas komunikasi. Apa yang membuat masalah dalam komunikasi? Jarak yang jauh. Untuk itu sudah ada berbagai teknologi yang bisa membuat kita terasa lebih dekat antara lain yaitu dengan telepon dan sms. Bahkan pada masa sekarang ini sudah ada internet yang bisa menghubungkan kita sedunia.Internet(kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem globalTransmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Walaupun kita berada pada belahan bumi bagian lain sekalipun, kita bisa akan terhubung. Beberapa diantara teknologi itu yang memanfaatkan internet adalah facebook, twitter, email, skype, whatsapp, line, bbm, dan lain sebagainya yang tentunya bisa digunakan gratis dengan syarat anda terhubung dengan internet.

Say no for Gaptek

Hari gini masih gagap teknologi? Gagap teknologi memang bukan salah kita , sebagian yang gagap teknologi adalah mereka yang memiliki kekurangan dalam hal finansial. Pemerintah juga turut andil dalam permasalahan ini. Saat ini teknologi telah berkembang di Indonesia, tetapi tidak sampai ke seluruh penjuru Indonesia, hanya kota kota besar saja yang kebutuhan teknologinya terpenuhi. Lalu apa saja masalah lainnya yang membuat masyarakat kita gaptek selain kedua masalah di atas? Apa solusinya? Anda bisa melakukan riset sendiri untuk mendapatkan jawaban tentang pertanyaan di atas.

Atasi gaptek dulu, baru bangun Indonesia

Memang sudah seharusnya gagap teknologi diatasi terlebih dahulu. Kenalkan mereka tentang pentingnya teknologi untuk menemukan sebuah informasi, ilmu baru, ataupun uang sekalipun. Karena teknologi sejatinya akan berpengaruh pada penyebaran informasi dan komunikasi antar sesama. Mari kita bangun indonesia dengan melek teknologi. Tidak hanya itu, tetapi juga melek informasi dan melek komunikasi. Di era globalisasi ini, informasi bisa datang dari mana saja, kapan saja, dimana saja yakni berkat adanya teknologi khususnya internet. Informasi tersebut akan membuat masyarakat Indonesia semakin cerdas yang akhirnya masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Membangun Indonesia artinya membangun Indonesia agar tidak boleh dan selau bergantung pada impor barang dari asing. Apakah kita tidak malu?

 Apa yang harus kita lakukan?

Tentunya, untuk mewujudkan indonesia tidak gaptek dimulai dari desa terlebih dahulu, lalu apakah tidak ada lembaga nya?

Tentu saja ada : PUSPINDES

 PUSPINDES adalah program unggulan yang dibangun secara multisteakholder khususnya para penggiat, pemberdaya yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) , yang didirikan untuk merealisasikan Undang undang No 6 tahun 2014 pasal 86 ayat 1 khususnya di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang. Yang bukan hanya menyediakan layanan Sistem Informasi Desa tetapi membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia pengelola Sistem Informasi Desa tersebut khususnya memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Desa yang dikembangkan oleh PUSPINDES Kabupaten Pemalang bagi staf dan perangkat desa. Dan memberikan pelatihan penggunaan perangkat dan aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi staf dan perangkat desa yang berada di wilayah Kabupaten Pemalang. Dengan adanya PUSPINDES,masyarakat Desa lumayan terbantu mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi sehingga masyarakat yang gaptek sedikit demi sedikit berkurang.
 
sumber : atjindo.wordpress.com/2016/10/07/indonesia-nggakbolehgaptek
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat