bumdes j

Mahasiswa KKN Undip Bersama Penyuluh Perikanan Kecamatan Ulujami Membentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Berkah Desa Pamutih

1534946682303

Pamutih, Pemalang – Sejumlah mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro periode 2018 Desa Pamutih Kecamatan Ulujami menjalankan sebuah multiprogram dalam rangkaian pengabdian pada KKN 2018. Adapun program multi yang digagas oleh mahasiswa KKN tersebut ialah membentuk suatu kelompok pembudidaya ikan, khususnya pembudidaya ikan lele, di Desa Pamutih. Mahasiswa KKN melihat bahwasannya budidaya lele yang ada di Desa Pamutih merupakan potensi besar untuk memajukan perekonomian desa. Bagaimana tidak dari keempat dusun yang ada di desa, mahasiswa mendapatkan data ada sejumlah 10 pembudidaya ikan lele di desa, yang mana mereka fokus pada pembesaran ikan lele. Namun, banyak sekali permasalahan yang timbul berkenaan dengan pembudidayaan ikan lele tersebut, mulai dari pakan lele yang dirasa belum tepat, sistem filtrasi dan airasi yang belum memadai, hingga keresahan masyarakat sekitar akibat bau tidak sedap yang ditimbulkan dari kolam lele.

Mahasiswa KKN mencoba mengkonsultasikan mengenai pembentukan kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) ini kepada penyuluh perikanan Kecataman Ulujami, Dewi, yang kebetulan merupakan seorang warga di Desa Pamutih. menurutnya, pembentukan pokdakan tersebut pernah ia gagas di tahun sebelumnya, namun menemui kendala berupa kesulitan untuk mengajak para pembudidaya lele di desa untuk bekerja sama membentuk sebuah pokdakan.

Akhirnya mahasiswa KKN dan mbak Dewi, sapaan beliau, bekerja sama untuk merealisasikan gagasan tersebut kemali. Tujuannya adalah agar pembudidaya lele dapat memperoleh berbagai kemudahan dari pemerintah setempat manakala mereka tergabung dalam suatu kelompok. Mahasiswa KKN sempat melakukan kunjungan ke Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, dan mewawancarai salah satu pegawai dinas, Anto, yang merupakan pegawai di bidang budidaya perikanan. Menurutnya, suatu kelompok pembudidaya ikan haruslah berbentuk badan hukum. “harus badan hukum itu, karna kan sesuai undang-undang nya agar mendapat dana hibah dari pemerintah, harus badan hukum” ujarnya. Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh mbak Dewi, “ya jadi target kita musti sampai badan hukum, karna kalau tidak ya percuma saja” katanya.

IMG_20180718_111633
Mahasiswa KKN mengunjungi salah satu pembudidaya lele di Desa Pamutih

Program pembentukan pokdakan ini menggandeng mahasiswa dari tiga fakultas yakni fakultas ilmu kelautan dan perikanan, fakultas psikologi, dan fakultas hukum. Program diawali dengan kegiatan survey untuk mendapati data jumlah pembudidaya lele di desa Pamuth. Setelahnya ditentukan mengenai siapa saja yang mau ikut bergabung dengan pokdakan dikarenakan syarat minimal suatu pokdakan ialah 10 anggota. Setelah didapati 10 pembudidaya ikan yang mau bergabung, mahasiswa KKN bersama mba Dewi mengundang mereka untuk musyawarah mengenai struktur organisasi dan pembahasan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kelompok pada Jumat 3 Agustus 2018 bertempat di Balai Desa Pamutih. Dalam musyawarah tersebut ditetapkan sepuluh anggota antara lain H. Abdul Muin, Ikhwanto, Budi Setiawan, Saeful Anwar, Wahroji, Wahmadi, Hadi, Anto, Karto dan Amir. Kemudian, disepakati pula anggaran dasar dan anggaran rumah tangga pokdakan tersebut dan diberi nama Pokdakan Mina Berkah dan diketuai oleh Abdul Muin.

1534946654191
Gambar: Suasana musyawarah pembentukan Pokdakan Mina Berkah

1

Pada 10 Agustus 2018, mahasiwa KKN kembali mengundang mereka beserta warga dan perangkat desa untuk kegiatan pengesahan Pokdakan Mina Berkah oleh Kepala Desa Pamutih sekaligus diadakan pengisian materi oleh mahassiwa perikanan, psikologi, dan hukum. Materi tersebut berupa pentingnya penggunaan bakteri probiotik pada lele, motivasi berwirausaha, dan aspek hukum mengenai budidaya perikanan. acara berlangsung dengan lancar dan antusias yang ditandai dengan adanya tanya jawab antara mahasiswa dengan warga undangan.

1534946682303
1534946697153
Gambar: Suasana rangkaian acara pengenalan Pokdakan Mina Berkah dan Pengisian Materi oleh Mahasiswa KKN

Semua pihak berharap dengan dibentuknya pokdakan tersebut dapat mempermudah pembudidaya lele Desa Pamutih memperoleh kemudahan dari pemerintah, dan untuk memperkuat hubungan antara pembudidaya ikan agar saling bahu membahu dan saling berbagi pengetahuan antar anggota agar potensi Desa Pamutih ini dapat dikembangkan dengan baik kedepannya.

bumdes j

Semangat Gotong Royong Pemuda PPHBN Desa Pamutih Mempersiapkan Lomba Sepakbola Hari Kemerdekaan

Pamutih – Pemuda Desa Pamutih yang tergabung dalam Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PPHBN) tengah mempersiapkan lapangan sepakbola yang terletak di samping Balai Desa Pamutih. Lapangan dimaksud akan digunakan untuk kompetisi sepakbola warga Desa Pamutih yang akan diselenggarakan pada 1-12 Agustus 2018 mendatang, sebagai salah satu rangkaian dalam acara untuk menyambut Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-73.

Persiapan yang dilakukan oleh pemuda dari PPHBN antara lain merapihkan dan memotong rumput lapangan, memasang jaring-jaring gawang, membuat garis lapangan, serta persiapan lainnya yang dibutuhkan sebagaimana lazimnya lapangan sepakbola.

Image and video hosting by TinyPic

Gambar: Suasana Gotong Royong Pemuda PPHBN dalam Mempersiapkan Lapangan

Image and video hosting by TinyPic

Gambar: Lapangan yang akan digunakan untuk perlombaan sepakbola Desa Pamutih

Terlihat semangat gotong royong dan kekompakan pemuda PPHBN dalam mempersiapkan kompetisi sepakbola yang merupakan salah satu rangkaian acara menyambut Hari Kemerdekaan. Gotong Royong dan Kekompakan tersebut menjadi kunci agar persiapan dalam menyambut Hari Kemerdekaan betul-betul matang. Hanya ada satu tujuan yang hendak dicapai dari adanya persiapan ini ialah sukses dan lancarnya kompetisi sepakbola yang akan diselenggarakan tanggal 1-12 Agustus mendatang.

INFOGRAFIS

Mengenal Pengertian Infografis

Suatu kumpulan data yang disajikan dengan cara yang monoton tentu saja bisa membuat kita menjadi bosan. Kebosanan yang terjadi saat melihat kumpulan data sering membuat kita jadi tidak fokus dengan hal yang ingin disampaikan oleh data tersebut. Kalau sudah begini, bagaimana ya solusinya?

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyajikan data menjadi lebih menarik dan eye catching. Salah satunya dengan menyajikannya dalam bentuk infografis.

Pengertian Infografis Infografis
Pengertian Infografis adalah suatu bentuk penyajian data dengan konsep visual yang terdiri dari teks dengan tambahan gambar-gambar ilustrasi yang menarik. Proses pembuatan infografis biasa disebut dengan beberapa istilah yang berbeda seperti data visualization, information design dan information architecture.
Secara umum hasil akhir dari sebuah infografis mempunyai prosentase gambar visual yang lebih banyak dibandingkan informasi teks.

Manfaat Penggunaan Infografis
Infografis memberikan banyak manfaat yang tidak dimiliki oleh penyajian data secara konvensional. Sejak zaman dahulu otak manusia sudah sangat terbiasa dengan sajian informasi dalam bentuk visual. Hal ini juga bisa dibuktikan dari peninggalan-peninggalan masa pra sejarah berupa lukisan-lukisan yang dibuat sebagai salah satu sarana komunikasi.

Banyak sekali gangguan yang harus dapat diketahui ketika ingin memberitahu orang lain mengenai suatu kumpulan data atau informasi yang penting. Kalau hal-hal lain seperti game online, portal berita dengan ilustrasi gambar atau posting gambar di #media sosial menjadi contoh “gangguan” yang tampak sangat menarik, bagaimana kita bisa memberitahukan tentang suatu data atau informasi?

Jadi, kunci utama dalam membuat infografis adalah konsep visual dengan ilustrasi yang menarik serta validitas data yang disajikan didalamnya.

Jenis Jenis Infografis
Ada beberapa jenis infografis yang bisa digunakan sesuai dengan tujuan yang berbeda-beda. Jenis infografis tersebut antara lain :

Infografis Statis
Infografis statis adalah infografis yang disajikan dalam bentuk visual statis, tanpa konsep audio atau konsep animasi yang bisa bergerak. Jenis infografis yang satu ini bisa dibilang merupakan jenis yang paling sederhana dan paling sering digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Bahkan kini sejumlah event bertaraf internasional seperti pameran mengenai energi dan migas yang di selenggarakan di Korea Selatan juga kerap memanfaatkan konsep infografis statis untuk menyajikan data dengan cara yang lebih menarik. Beberapa infografis tentang potensi SDA Indonesia yang pernah dibuat untuk pameran di Korea Selatan yaitu infografis mengenai gas alam serta energi strategis Indonesia.

Infografis Animasi
Dikenal juga dengan sebutan animated infographics, infografis jenis ini bisa digunakan pada media audio visual seperti televisi atau #Youtube. Infografis animasi bisa disajikan dalam bentuk 2 dimensi maupun bentuk 3 dimensi yang tampak lebih kompleks. Melihat data dan informasi yang disajikan dengan infografis animasi jadi terasa menyenangkan seperti menonton film.

Jenis infografis yang memadukan konsep audio visual ini tampak sangat menarik karena memadukan unsur gambar yang bergerak dengan latar belakang suara yang mampu memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Meski tampak menarik, cara memahami data yang dibuat dalam infografis animasi membutuhkan pematangan konsep yang mendalam dengan melibatkan sejumlah profesi. Orang-orang yang berada dibalik pembuatan infografis animasi biasanya menangani bidang animasi, penggarapan (director), ilustrator, seniman musik dan sejumlah profesi lainnya.

Infografis interaktif
Infografis interaktif adalah jenis infografis yang paling kompleks jika dibandingkan dengan infografis statis dan infografis animasi. Pada infografis ini, target yang menjadi sasaran penyajian informasi bisa melakukan interaksi terhadap infografis yang disajikan. Untuk mewujudkan infografis interaktif yang baik, dibutuhkan kerjasama dengan developer atau programmer supaya animasi maupun pemrograman interaksi bisa dijalankan dengan lancar.

Salah satu contoh infografis yang bisa dibuat secara interaktif adalah informasi mengenai jenis-jenis sayuran Indonesia. Infografis ini memungkinkan kita untuk mengklik setiap kategori sayur yang akan memunculkan data mengenai tulisan lengkap dengan gambar animasi yang bergerak. Sehingga para pengakses infografis bisa menemukan data secara cepat dan efisien sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Mengenal aneka jenis infografis tentu sangat menarik dan dapat memperkaya wawasan kita, kan?

Sekarang sudah tidak zaman lho kalau harus menyimak data-data dengan cara yang membosankan dan membuat ngantuk. Sebab perkembangan infografis yang unik dan menarik menjadi ide baru untuk menyajikan data secara akurat dan efektif. Jangan bosan membaca infografis untuk mendapatkan pengetahuan baru setiap hari.

Demikianlah penjelasan pengertian infografis dan beberapa contoh penerapannya. Semoga bermanfaat

pamutih

Desa Pamutih Menuju Desa Pintar

Pamutih,Berdasarkan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Pasal 86 ayat 1 yang berbunyi “Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota” maka perlu adanya tindakan yang nyata dari pihak pemerintah daerah kabupaten didalam melaksanakan amanat Undang-undang tersebut.

Pusat Pemberdayaan Informatika Perdesaan yang selanjutnya di sebut PUSPIMDES Kabupaten Pemalang adalah sebuah program unggulan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang yang berada di bawah pengawasan dan tanggung jawab BAPERMADES-KB ( Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana ) Kabupaten Pemalang,

PUSPINDES adalah program unggulan yang dibangun secara multisteakholder khususnya para penggiat, pemberdaya yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) , yang didirikan untuk merealisasikan Undang undang No 6 tahun 2014 pasal 86 ayat 1 khususnya di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang. Yang bukan hanya menyediakan layanan Sistem Informasi Desa tetapi membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia pengelola Sistem Informasi Desa tersebut khususnya memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Desa yang dikembangkan oleh PUSPINDES Kabupaten Pemalang bagi staf dan perangkat desa. Dan memberikan pelatihan penggunaan perangkat dan aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi staf dan perangkat desa yang berada di wilayah Kabupaten Pemalang.

Oleh Sebab itu Desa Pamutih Selalu Berkoordinasi dengan PUSPINDES Kabupaten Pemalang mengenai menyelenggarakan beberapa Program dan Kegiatan didalam merealisasikan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten dalam menjalankan pasal 86 ayat 1 yaitu :

  1. Pembuatan dan Pengembangan aplikasi Sistem Informasi Desa Kabupaten Pemalang.
  2. Pembuatan dan Pengembangan aplikasi Keuangan Desa Kabupaten Pemalang
  3. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Desa Kabupaten Pemalang
  4. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Keuangan Desa Kabupaten Pemalang
  5. Pelatihan Penggunaan Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi
  6. Pengembangan Sistem Website Desa bagi Desa desa se KabupatenPemalang
  7. Pelatihan Pengembangan Website Desa Kabupaten Pemalang
  8. Penyediaan Layanan Pengembangan Jaringan Komputer Perdesaan
  9. Penyediaan Layanan Pelatihan Dan Keterampilan Bidang TIK bagi Staf dan perangkat Desa.
  10. Pengembangn Penerapan Teknologi Tepat Guna khusus Bidang TIK Perdesaan.
  11. Pembangunan Layanan SIDEKEM Center ( Sistem Informasi Desa dan Kawasan Pemalang )
WEBSITE DESA PAMUTIH

Desa Pamutih akan mengikuti penilaian tahap akhir Website Desa,

Desa  Pamutih akan mengikuti penilaian tahap akhir website desa, dengan perjuangan bersaing sekian lama Desa Pamutih akhirnya di tahun 2017 ini masuk penilaian website terbaik 15 besar dari 211 Desa di kabupaten pemalang.dengan perjuangan yang digigih dari KPMD IT dan Teman2 TIK Desa Pamutih bisa melewati tahap demi tahap,

berikut Nama Desa dari Hasil Penilaian Lomba Website Desa yang mengikuti tahap akhir

NAMA DESA
Pegiringan
Jojogan
Pulosari
Kandang
Kuta
Lenggerong
Pasir
Bojongnangka
Gintung
Penggarit
Beluk
Samong
Sirangkang
Sewaka
Pamutih

Admin Desa akan Mempresentasikan Websitenya di PUSPINDES Pemenang Lomba akan di umumkan setelah penilaian tahap akhir ini .

dedi image dd

Sampah Di Perbatasan Desa Harus Segera di tangani

 sampah plastik di Perbatasan Desa Pamutih Pagergunung akan menjadi masalah besar kedepannya jika tidak ditangani, menurut masyarakat, sampah di perbatasan Desa  tersebut telah mengganggu Aktifitas Warga.

Warga pun mengkhawatirkan sampah di pinggiaran Sungai, kalau dibiarkan akan menjadi mikro plastik kemudian dimakan ikan sehingga ikan di perairan tersebut mengandung plastik tentunya sangat berbahaya jika ikan tersebut dikonsumsi manusia, akan berdampak buruk pada generasi masa depan .

Warga mengungkapkan, permasalahan sampah tersebut harus ditangani bersama seluruh pihak, saat ini sampah mulai dijadikan bahan campuran aspal, selain itu juga dimanfaatkan sebagai sumber energi.

“Salah satu solusi itu mix aspal tar plastic. Membuat aspal road lebih bagus dan lebih murah 10 persen,” 

KPMD DESA PAMUTIH MENGIKUTI JAMBORE KPMD IT DI SIKUCING (MOGA)

Jambore IT Desa 2017 Pemalang atau yang di kenal dengan Jambore KPMD IT (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Informatika Teknologi) telah diselenggarakan selama 2 hari, Sabtu-minggu (28-29/10/2017), di Bumi perkemahan Si Kucing, Moga, Pemalang,KPMD  Desa Pamutih ikut hadir dalam acara tersebut .

Menurut ketua pelaksana Jambore Zaenal Muttaqin, Jambore diikuti oleh 320 peserta ini berasal dari Relawan TIK, KPMD, Kades dan masyarakat umum. Peserta berasal dari Pemalang, Semarang, Sukabumi, Yogyakarta, Bojonegoro, Tangerang, sampai Merauke. Sedangkan desa yang ada di Pemalang sebanyak 120 desa mengirimkan wakilnya.

Tepat pukul 14.00 wib, Kepala Dinas Dispermades Kabupaten Pemalang menutup acara tersebut.

Dalam sambutan penutupan, Kadis Permades ini berpesan untuk tetap menjaga api semangat kawula muda untuk selalu mengabdikan dirinya demi kemajuan desa, bangsa dan negara. Tetap teladani api semangat sumpah pemuda.

Kadis Permades juga menyoroti adanya 91 desa yang tidak mengirimkan wakilnya. “Hal ini akan kami dalami terlebih dahulu, apakah dikarenakan adanya halangan, ketidaktahuan ataupun ketidak pedulian” ujar Kadis Permades.

Secara umum, Jambore KPMD IT Desa 2017 sukses. Menurut Andri Johandri salah satu narasumber dan motor Puspindes mengatakan,  sangat bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Partisipasi, keaktivan serta interaksi peserta dalam menyuskeskan kegiatan ini sangatlah besar dan hal ini perlu mendapatkan apresiasi tersendiri.

Dalam closing statementnya pun ketua Relawan TIK pusat Fajar Eri Dianto juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Relawan TIK dan KPMD IT Pemalang.

“Teman-teman wajib bangga karena relawan TIK pun belum mampu. Kalau sampai temen-temen KPMD IT memahami dan minimal mengimplementasi semua ilmu ini tidak ada daerah lain yang mampu melawan daerah Pemalang. Daerah paling smart adalah daerah Kabupaten Pemalang.” Puji Eri terhadap capaian KPMD IT Pemalang.

de ook

KPMD Desa Pamutih Mewakili Pemalang di Balai Besar Pelatihan Masyarakat (BBLM) Jogjakarta

Pada tanggal 13-17 Oktober 2017 Balai Besar Pelatihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta  menyelenggarakan pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di Kantor BBLM Yogyakarta yang dikuti peserta dari Kabupaten Demak,Sleman,Temanggung, Pemalang salah satunya dari KPMD Desa Pamutih Kecamatan Ulujami yang mewakili pemalang .

Kepala Dinas PMD  membuka secara resmi pelatihan, menyampaikan “KPMD adalah warga desa terpilih yang bisa memfasilitasi atau memandu masyarakat dalam mengikuti atau melaksanakan kemajuan desa pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pemeliharaan. Sebagai kader masyarakat tentunya peran dan tugas membantu pengelolaan pembangunan di desa diharapkan tidak terikat waktu”.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan beberapa materi yang disampaikan, diantaranya yaitu peran KPMD di desa ,yang pertama sebagai fasilitator yang memoderatori musyawarah desa atau yang biasa kita sebut Musdes, sehingga musyawarah dapat berjalan dengan lancar dan aspirasi dari berbagai kalangan dapat tersampaikan. Yang kedua sebagai motivator pemberi semangat atau penstimulan kepada masyarakat yang ada desanya. Yang ketiga sebagai advokad yaitu pendamping, pengawal, pemberi dukungan kepada kelompok masyarakat desa yang lemah. Yang keempat sebagai pendamping pemberdayaan masyarakat desa yaitu membawa perubahan terhadap desanya, supaya desanya menjadi desa yang maju, mandiri, kuat, dan demokratis.

Dedi Sulasmono, S.Sos Kabid Penyelenggaraan BBLM Yogyakarta menutup secara resmi pelatihan berharap peserta pelatihan dapat mengambil ilmu dan mengamalkannya di masyarakat. “Melalui pelatihan ini saya harapkan semua peserta dapat mengikuti dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dan mengamalkan di tengah kehidupan bermasyarakat nanti dan bantuan stimulant yang sudah diberikan setiap peserta dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan optimal”.